Tampilkan postingan dengan label Lawas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lawas. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juni 04, 2013

Happiness of My Birthday

Sebelum membaca kisahku hari ini. Siapkan makanan ringan (snack) dan bantal guling yaa.. Lebih nyaman membaca sambi tidur tiduran.
Karena kisahku kali ini sedikit panjang membentang :D

***

Aku terbagun dari mimpi indah sesaat yang kulupa jua. Dengan penuh energi, Aku gerakan semua langkahku untuk beranjak. Sejenak kulihat mentari biru kental tanda Fajar saat jam 05.00 am, dini hari.

Aku langkahkan kaki ku untuk mengambil benda itu. Benda yang terdapat lubang kecil di selimutnya yang berbentuk tabung. Lalu menyiling air setengah penuh permukaan. Yapps kulakukan dengan niat menghilangkan hadas kecil fardu karena Allah Ta'ala. Selanjutnya mengambil sarung, sangkok, lengkap dengan sajadah untuk berdoa menghadap-Nya.

Sungguh indah Fajar terlihat. Aku sangat mengindahkan langit Fajar dan Senja disore hari. Juga suatu objek yang selalu aku ingin melukisnya, yang biasa orang sebut awan. Dan sampai sekarang aku menamai pekerjaanku pengamat awan

Beeerr Udara saat ini seakan menggambarkan keindahan hatiku sekarang. Begitu sejuk Begitu segar terasa.

Melihat tumpukan kramik (piring, gelas) + garpu, dan sendok didapur dan di ruang lain, tak senggan aku membiarkan ibunda untuk melakukannya semua, apalagi hanya seorang diri. Walaupun pekerjaan rumah telah biasa ia lakukan. Sebenarnya beban pekerjaan beliau tidak sebanding dengan apa yang akan aku lakukan ini tapi, untuk sedikitnya membantu ibunda tersayang maka aku lakukan sedikit pekerjaan yang cukup melelahkan ini tetap di pagi hari ini, pagi yang begitu cerah.

Piring Sudah tertumpuk rapi, meja makan sudah bersih lengkap dengan isinya, Lho? (hehe engga kok). Lalu garpu, sendok telah berdiri di suatu wadah, dan yang lain ditempatnya masing masing.

Di kamarku,
"Duh laper nih.." kakaku mengakui.
"sama.." aku menyetujui.
"Mending masak mie yo?
"Agung masak air, tuang bumbu. Mba yang masak + bagiin ya.."
Aku berkata.
"apa dari kemarin Mba mulu.."

Tidak menunggu lama hidangan pun siap. Lezatnya mie instant tanpa kuah berwarna coklat, mie yang terkunci satu sama lain, tercium aroma khas rasa rendang. Langsung santap! Dann maknyoss, tak apalah untuk mengganjal lambung agar tidak vokal grup kembali seperti sebelumnya, apalagi sampai sampai nge-band :).

***

Jam 09.00 am, melewati gramedia menuju kediaman Ikbal,

Terdengar kabar abang ikbal meninggal dunia dan telah dimakamkan kemarin. Kami hendak turut berduka cita. Semoga keluarga yang ditinggalkan telah ikhlas ditinggalkan.

Tidak lama disana, setelah mengucap salam lalu pergi meninggalkan yang lain.

***

Adzan berkumandang, tanda panggilan waktu shalat Zuhur telah masuk menggantikan sang Duha,

Dan aku masih didalam kamar, mendengarkan music. Kembali keruang itu ruang dengan lorong dan langit tak beralas. Masih dengan tujuan yang sama aksi yang sama. Ya, Benda itu! Harus aku ambil untuk ber-wudhu. Sengaja aku tidak berjamaah di Mushola Haqul Yaqin di dekat rumahku. Karena mungkin ketika datang disekolah nanti besar kemungkinan akan terlambat dengan presentase 90% terlambat.

Setelah selesai dengan kewajiban tadi dan berdoa dengan Maha pencipta untuk berkomunikasi dan agar diberi keridhaan atas setiap apa yang ingin aku lakukan dihari ini. Aku turun dari anak tangga yang memang tidak terlalu banyak jumlahnya itu. Aku menuruni dengan tempo tak seperti yang sudah sudah. Yaitu dengan secepat kucing menuruni anak tangga yang telah kepergok mengambil sedikit lauk pauk kami. Yaa, hal tersebut memang tidak jarang terjadi di persinggahan sederhana yang biasa aku namai Istanaku Tercinta ini.

Disiang hari yang terik ini aku memandangi langit cerah tanda mentari sedang bertugas dengan pekerjaannya. Awan awan putih pun enggan untuk memunculkan keindahannya yang terlihat hanyalah biru lagit yang cool memanggang seluruh permukaan dan apapun yang ada di planet ini.

Seperti ini lah dunia kita, yang aku dengar dari ilmuan luar sana bahwa ozon bumi telah menipis dibuktikan dengan kutub yang sebelumnya tidak mungkin orang bisa kesana, tetapi sekarang perahu pun bisa melewatinya sebab es padat menggunung disana telah dapat mencair perlahan.

Wahai penghuni planet tua ini, Mari kita bersama sama bergerak! untuk mewujudkan hidup yang menjamin dengan menabung pohon sejak dini. GO GREEN!!
Ingat pohon adalah paru paru Dunia.. Kalau bukan kita siapa lagi ?

Putih - biru itulah seragam yang aku kenakan saat ini. Seragam yang menandakan bahwa ia adalah seorang remaja muda yang ingin mewujudkan cita cita besarnya. Berani bermimpi itu sudah baik tetapi, mempunyai impian tanpa suatu aksi bukanlah apa apa. life is not theory, life is action! begitulah bunyi yang terpampang di sekolahku.

Melewati gerbang itu, pak Rohman memang tidak pernah lalai bertugas. Itulah salah satu yang aku suka darinya selain mengagumi moge (motor gede) full modif Turing miliknya itu.

Melangkah menuju ruang kelasku ternyata kudapati adalah telat. Ya walaupun sesudah aku pun banyak yang berdatangan. Disana duduk sang juru kunci kelas atau wali kelas, Pak Haji Isa. Melihat sebagian anak sudah mencukupi kursi, ia pun membuka sidang. Dengan bangga iya berbicara " Alhamdulillah Sekolah kita telah menuruni tradisi yang sudah sudah, yaitu SMP AMALIYAH JAKARTA SELATAN LULUS 100%!!!!
Para murid pun membalas dengan teriakan " alhamdulillah...!! Sambil bertepuk tangan meriah dan serentak!

Setelah itu Pak Haji isa memberikan lembar SKHUN SEMENTARA yang dibuat dari sekolah sebab ijazah dari diknas belum jua terdengar kabar baik kapan sampai disini. Lembar ini dibagikan untuk setiap murid dengan tujuan agar bisa melengkapi pendaftar sekolah yang diinginkan. Aku mendapati Hasil Akhir: 31.50 , oke alhamdulillah.. Sing penting lulus!

Saat ini keluarga besar SMP AMALIYAH sedang dirasa senang juga sedih. Senang disaat semua murid telah lulus 100% tapi, juga sedih sebab bapak Guru MTK kita, Pak Herdiman telah dipanggil sang Illahi.

Sidang ini ditutup lalu kami membubarkan diri terkecuali Teman dekatku (Rohim, Mahatir, Deni, Aditya, Aku sendiri), MF (Yolha, Hilyah, Miranti, Putri), Bunga, Sely, dan Ikbal.

Aneh di kelompok RR dan MF didapati satu orang hilang (tidak ikut serta) di setiap kelompoknya. Yaitu Githa dan Dani. Wah, ada apa dengan mereka? Kita tidak bisa menduga atau menebak.. Semoga semua dalam keadaan baik baik saja.

Setelah menggiring yang lain masuk menaiki angkutan yang kebetulan kosong penumpang. Deni yang membawa kendaraan sepeda motor tidak mengikuti yang lain justrus aku yang mengikutinya karena ia ingin parkir di rumahku saja.

Aggguuung! Teriak Deni.
*krooooeeekk
Waduh kaki kanan ku telah menyerempet dekat dengan motor Vix***n. Kulirik motor itu knalpot yang mungkin penyok terlihat.
" kuat ye gua bhahaha.. " aku membanggakan.
" yombek hahaha.. " deni membalas.
Allah memang selalu baik seperti dihariku yang spesial ini, walaupun tersrempet motor aku tidak merasakan apapun :). Alhamdulillah Ya Rabb

Diujung jalan terlihat Tiga serangkai Friski, Mega,dan Alda. Tak ingin mengikuti yang lain dan berhubung keuangan ku ini limited . Aku berikan saja Mega uang dan kusuruh membagikan rata pada yang lain.

Menuju rumahku bersama Deni berkendara menunggangi sepeda motor melewati jalur UI. Dengan kecepatan sebisa motor ini melaju. Berpacu melawan udara tanpa menyapa, udara ini melewati kasar mukaku. Sesampainya dirumah. aku berganti pakaian lalu caw menghampiri yang lain bersama Deni.

Dilantai teratas Kami semua bertemu. Rupanya yang lain ada yang berganti baju dan memakai jaket sebab satpam telah menegor mereka. Mata kami semua merayap memandang Meja kursi kosong yang saling berdekatan agar kami semua bisa duduk sedempet mungkin. Rohim yang menemukan! Kami bersama mengkaitkan Meja, kursi satu sama lain bak seorang anak sedang bermain puzzle dan berhasil.

Kami mendapat urut 34. Wah banyak juga hari ini yang sedang memuaskan hasrat laparnya atau sekedar makan ringan dan mengobrol asyik dengan kerabat. Lama kami menunggu kurang lebih 30 menit. Dan 30menit itu kami lewatkan dengan penuh kecandaan. Lestari yang konyol, Rohim dengan penuh ribuan kisah ceritanya dan yang lain sebagai pendengar.
Aku dengan Deni yang selalu bersama bercanda tertawa bahagia eh kesurupan *lho ?? (engga kok) hehehhe.

Disini kami seperti membuat grup berbicara. Aku dengan Deni. Sely dengan Bunga. Selanjutnya Hilyah, Yolha, Hadi, Lestari, Rohim, Aditya, Ikbal dan Atir Bersama. Sekilas dapat kutangkap raut wajah Yolha yang selalu menebarkan senyuman manis diwajahnya plus dengan tingkah konyolnya bersama Hadi.

Teh botol menampakkan diri tepat disaat kami dilanda haus. Lalu kami diterjang rasa lapar Dan sekarang
Kami dihadang banjir kesabaran!
Akkhhh...! memang cukup lama namun itu semua tidak terasa lama jika kita bahagia :) terlebih lagi bersama teman teman
^_^

Hidangan pun menghampiri memenuhi permukaan meja berbentuk kotak yang kami susun menjadi segi empat itu.

Sebelum makan Aku memimpin doa.


Makan ditemani sahabat ramai dan alunan musik yang berdendang seirama. Memang hadiah yang hebat untukku.
kami semua makan ada yang cepat dan ada yang biasa saja. Makan tercepat dimenangkan oleh Mahatir. Dan terlambat dimenangkan oleh Sely. Sayangnya tidak ada hadiah untuk mereka dalam kompetisi dadakan ini.

Ada Hilyah yang selalu melambaikan tangan jika lensa kamera beraksi Bak seorang uji nyali distasiun televisi yang sudah gelisah menahan rasa takut. Ketika Bunga memotret wadah penuh dengan sisa makanan yang ada, termasuk memotret aku yang sedang makan.


Sely justru berdiam diri melahap habis makanan dengan perlahan namun pasti.
Ikbal dan Deni pergi, seketika tiba sambil membawa es cream di genggaman tangannya.


Karena tidak senggan melihat lirikan mata Hilyah, Yolha, dan Hadi. Es cream itu pun dibagikan. Ikbal memberikan untuk Hilyah, Deni untuk Yolha dan dimakan bersama Hadi.



sampai cuap cuap ...???

Cukup menggelikan melihat cara memakan es yang dilakukan Yolha dan Hadi. Bukan seperti cara memakan kebiasaan orang. Dengan sepucuk sedotan yang ada mereka memakan es coklat meleleh tersebut. Tapi lebih menggelikan jika mereka memakan dengan cara menjilat/ mengigit yaaaa *ih :P


(Sely dan ikbal..)

Ketika keluar Mall tersebut Sely dan Bunga pergi mendahului disusul oleh Hilyah seorang diri. Seperti geng anak sekolah, kami menguasai lahan depan mall. Ada yang duduk, berdiri, ada yang berdekatan ada yang agak menjauh sekitar satu langkah besar. Kami berfikir agak lamban ingin kemana. Atau mungkin sebab kenyang ?. Haha.

Selanjutnya melaju berjalan seirama menuju UI. Bukan untuk ngampus melainkan menikmati sisa waktu bermain. Sampai disana Banyu sejuk menyapa di sore hari yang Rindang.

Disini Riang waktu kami terasa luas. Teman teman telah merelakan waktunya kepadaku hari ini.


Acara 'Nunung Berkata' dimulai. Acara dengan penuh inspiratif yang menuangkan segala butiran kata yang terkumpul menjadi kalimat padu nan merdu Dan yang lain menambahkan. Terlebih ke-konyolan Teman yang mengeluarkan segenap opininya berpendapat bahwa hidup seperti ? Ada yang mengatakan Hidup seperti Kereta, Hidup seperti Air, Hidup seperti Melodi, Hidup seperti Hidup, Dan Lain Lain.

Para bocah belia yang menginjak Remaja ini pun riang tatkala salah seorang mengatakan suatu kata yang menaklukan hati yaitu Deni. Ia mengatakan Hati seperti Traktor, Hidup seperti Tiang listrik, Hidup seperti Toa, Dsb. Lengkap dengan keterangan.



Kami membaca puisi karangan Lestari.

Memang tiada indah hidup tanpa hadirnya teman. Mereka yang membawakan setangkai keindahan bunga semerbak menggantikan pohon keguguran disaat kita terjatuh.

***

09.15 pm,
Dikala Rembulan bersinar terang, banyu yang menyusup ketulang tulang kecil, Seorang temanku datang.

Ouh Rupanya Mahatir....
Ia memang seorang yang tidak luput bermain larut malam di Istana kecil ku ini.



Secangkir teh dimalam hari memang saat yang menghangatkan jiwa dikala sapuan dingin menghampiri.



Dan dengan peralatan itu kami berkirim file dan memutar ulang video, foto konyol kisah kita bersama.
Membicarakan hal yang baru saja terjadi dan tidak lupa jika kami bersama, kami selalu membicarakan mimpi mimpi besar kami di muka bumi dengan Rembulan sebagai saksi bisunya.

Ya itulah hariku, hadiah ulang tahun yang sangat menyenangkan bagiku. Belum pernah sebelumnya seperti ini. Sekarang aku sudah berumur 15tahun aku sudah mulai bisa memulai berfikir jernih sekarang. Aku ingin menjadi orang yang berpola pikiran yang matang, selayaknya seorang dewasa lain seperti Ayahku. Dan ingin membanggakan orangtua sudah pasti aku lakukan dimasa mendatang!

Aku sangat bertrima kasih kepada sobat semua yang telah meramaikan dan mengindahkan hariku. ya, di hari ulang tahun ku ini. Karena tanpa kalian hari ini bukanlah hari apa apa. Dan sekali lagi Aku ucapkan trima kasih juga kepada panitia kecilku Putri Lestari :)
yang telah sedikitnya membantuku




Dan sobat sobat yang telah meramaikan suasana.

Semoga bermanfaat dan
Tetap semangat menjalani hari.

Untuk melihat lanjut kisah ku klik 'catatan aneono' pada kolom 'categori'
^_^

Selamat berliburrrr.
Trimakasih telah membaca sampai kalimat akhir ini. Satu komentar sangat berarti :)



Rabu, Mei 15, 2013

Kawan Yang Kembali Datang

malam hari,
Disaat Rembulan menyinari belahan bumi tempatku berpijak. Kulihat handphoneku bergetar..


Dani:
' Oi bisa gk bantu gw ?
Klo masalah percintaan RR bisa bantu gak ? lagi ada kesempatan nih
'

Gue:
' Hm..
Asal ga langgar peraturan tentang "ga boleh rebutan cewek diantara kita atau apapun yg mendatangkan permusuhan.."

Kapan deadline nya?
'

Dani: ' Ini masalahnya jamed udah putus jadi ini gw pengen gw manfaatin sebaik mungkin ?'

dari percakapan itu langsung deh aku broadcast ke Anggota RR yang lain :

' Yth anggota RR.
Mohon untuk bisa hadir pada jam 11am di camp (rumah tompel) tgl 15 (besok)

Agenda: membantu permasalahan anggota dengan bersama.

Maaf mengganggu waktunya, diharapkan untuk hadir walau hanya mengucap salam lalu pergi. Kehadiran sangat berkesan, terutama untuk meningkatkan solidaritas dan ikatan silahrohim.
'

RR adalah sebuah nama untuk sebuah tali persahabat.

untuk lebih lanjut bisa membaca Memories Of Roti
Raball' s ( my Best
Friend)


***

esok harinya,
Ketika semua orang disibukan dengan rutinitas kehidupannya masing - masing


gue:
' Ada yg dateng kerumah lo? '

Mahatir: ' Kga..'

Gue:
' Haduh... Kumpulin RR dong.'

Mahatir:
' Paling pada telat
Kaya lu...
'

Gue: ' Hahaha oke.. Yg penting hadir deh'

Disaat mencari letak STNK motor, handphone ku bergetar..

Deni: ' Gung udah rame nih.. ' '
gue: ' sabar ' '
Deni: ' Cpt broo ! ' '

STNK menyelipkan tubuh di dalam dompet, lalu Aku pun bergegas mengenakan Jaket memakai Helm lengkap dengan masker dan sarung tangan. saat itu pun handphoneku bergetar lagi..

Iin: ' gua aja blm mandi . hehehe
emg mau kmana
' '

Gue: ' Mandi sana iih ' '

Iin : ' iyaa entar ya ..
tp gua juga kga pnya duit
' '

grrruunngg..!

lampu utama, siap
spion kiri kanan, pas
dua sen, fungsi
klakson, tttyyyiiinn!!

Halah bensin di tengah.
langsung deh caw..

memang menyenangkan berkendara dengan perlengkapan safety dan menaati aturan.
memasuki Jalan raya dan mengikuti pengendara lain lalu berbelok kekiri jalan untuk mengisi bahan bakar di pom bensin pertamina.

setelah tanki terisi penuh dan membayar uang 8ribu. Aku melanjutkan perjalanan menuju rumah Mahatir.

Diperjalanan Aku berbelok arah menuju rumah temanku. setelah memasuki gang Pinang. Diseberang aku menunggunya disamping motor kakaku yang sedang kupinjam.

Wanita berambut panjang hitam lurus, datang kulihat Handphone di gengaman tangannya, dia tersenyum ramah.

Ia adalah iin panggilan akrab yang bernama asli septyan Nur indah sari. wanita dengan tingkat humor tinggi tetapi juga mempunyai Hobi sebel dengan orang.

Iin adalah teman baik dan terbaikku. kelas 1 sampai kelas 2 di SMP Amaliyah bareng denganku. tetapi ia harus pindah sekolah sejak kelas 2, semester 1. Kini ia sedang berlibur disini dikota depok sambil menunggu hasil pengumuman kelulusan dan nilai.

'weh iin apa kabar?' tanyaku sambil menjulurkan tangan.
'baik..' iin menjawab menyikapi tanganku dan balik bertanya 'lo sendiri?'
'haha sama juga..'

Setelah kembali memakai helm dan menghidupkan motor, wanita itupun duduk dibelakang sebagai boncengers (pembonceng).

setelah melewati udara segar Depok ini diselingi selap selip juga terang lampu rambu lintas dan para pejalan kaki, akhirnya sampai juga dirumah Mahatir.

dua sobat Deni dan Dani tersenyum jahil melihat aku dan iin.

disana belum ramai, rupanya yang dikatakan Deni tadi tidak benar. ia sengaja berkata yang lain sudah berkumpul agar aku secepatnya datang.
haaalaah.. dasar sobat

tidak lama aku sampai. saat duduk menunggu tuan rumah sedang mandi, Rohim pun datang dengan sepeda motor dan jaket RR merah miliknya.

setelah kami melakukan Toss persahabatan RR. Deni beranjak untuk menjemput Adit dengan menunggang motor milik Rohim

Mahatir sudah rapih bersih hanya saja ada yang kurang yaitu rambut yang kurang rapih dan bau harum yang sama saja, tidak menandai bahwa ia baru saja membersihkan diri.
dia tidak lupa meledeki Iin dengan menanyakan bahwa aku menemukannya di tong sampah yya? dasar Mahatir...

Deni datang dibarengi Adit. setelah turun dari sepeda motor dan mengucapkan salam Adit pun meluncurkan Toss persahabatan RR

Tidak lama dari itu disuasana siang hari yang mendung terlihat daun di pepohonan bergoyang seirama banyu yang berhembus sepoi - sepoi. dari kejauhan terdengar Adzan panggilan untuk sholat Zuhur.

kami pun melangkahkan kaki menuju masjid dengan keadaan gerimis untuk segera bersyukur atas segala nikmat dan ridho sang kuasa berkatNya kami bisa berkumpul melangkahkan kaki menuju istana rumah Allah SWT

***

Segarnya tubuh ini sehabis beribadah kepadaNya. lalu melanjutkan perjalanan menuju rumah Atir

diperjalanan menuju rumah atir, kami mampir disebuah toko musik sederhana.

'pak Haji..' panggilku. 'ada gitar murah ga?'
'wah emang sisa yang murah ini..' sambil menunjuk kearah gitar yang di gantung.

cukup lama disana, hanya menanyakan gitar dan tidak membelinya. semoga lain hari aku bisa mempunyai cukup uang untuk membeli salah satu gitar disana.
kamipun memutuskan melanjutkan perjalanan menuju rumah Atir.

sesampainya disana tidak menunggu lama rapat pun berjalan
(.......)
dan membuahkan sedikit hasil.

sambil menunggu Dani menjemput Githa (jamet) dan
Adit menjemput Mega s

Aku dan iin berusaha...!!
MENGUPAS kulit mangga dari cangkangnya :)
memang sulit, sebab empat mangga tersebut terlalu muda dan keras.

sedang Githa sedang berkonsultasi dengan Rohim. Oya, sekarang Rohim mendapat gelar barunya yaitu: PAKAR CINTA dan kami sepakat muehehehe.

melihat tingkah Deni yang mengundang gelak tawa kami. ia memang seorang yang hampir selalu sukses menghibur kami semua disegala kondisi.

Terdengar suara motor dari luar. Ternyata Aal tiba dengan motornya setelah mengantarkan pacarnya pulang, Aal seorang tinggi besar berkulit hitam dengan berpakaian kaos putih.
Diselingi kehadiran Adit, Mega.s, Githa, dan Dani.

Aal menghajar habis mangga yang sudah susah payah Aku, Iin, dan Githa kupas! sial dia menggrogoti dengan penuh hasrat lapar.

sampai sampai Githa tidak mencolek mangga itu satupun! sungguh kesian tiada tara..

Disore hari disaat panas terik matahari menyelimuti. Dani membicarakan sesuatu dengan Githa. wah tidak lama kami bercanda tawa aku harus pulang..

ya beginilah konsekuensi jika meminjam motor orang huuuhh. Dan aku harus memulangkan Iin kerumahnya. Eiitts tidak jadi, rupanya Iin ingin main kerumah pipit dan aku sebagai pria yang bertanggung jawab akan mengantarkannya.

Dan melanjutkan perjalanan menuju istanaku tercinta.



(Iin dan Adit ...)


itulah kisahku hari ini..
semoga bermanfaat dan
tetap semangat menjalani hari ^_^














Minggu, April 28, 2013

Friend's Home At The Setia Budi

Handphone bergetar di saku celanaku, "Hallo.." sapaku "Gung, lo dimana? Ikut ga?" jawabnya diujung telfon "di rumah. gua ikut, lo dimana?" "di AM (Amaliyah) . Udah pada kumpul, cepet kesini kita tunggu" "Oke.." jawabku mengakhiri.

Nurselly dengan suara cowok yang mirip Rohim, bisa diduga pasti Rohim meminjam Handphone milik Selly. Dia memang tipe cowok yang susah banget buat keluar modal (hehee sorry Sob)

Keadaan belum siap disuruh cepat? Langsung deh bergegas ambil jaket, makan kilat, dan langsung caw (pergi). Ehh yang pasti udah mandi yah :-D

Terlihat seorang tinggi memandang tersenyum diseberang, juga wanita berpakaian lengkap dengan kerudung hijau Dan disebelahnya pun dua sejoli sedang menyatu. Sudah pasti seorang tinggi itu adalah Mahatir, disebelahnya adalah Selly, dan dua sejoli Rohim dan Lestari. Mata mereka tertuju padaku bak seorang koki yang sedang mengantar hidangan dan mereka adalah pelanggannya. aku melangkah menyebrang jalan lalu menyapa. Tidak menunggu lama kami pun menaiki Angkutan Kota '129'

Penjual menjajakan dagangannya, pembeli menawar harga barang yang akan dibeli, banyak orang disana. Membawa kantung plastik penuh dengan sayur, buah, dan belanjaan lainnya. Bisa tebak tempat apa ini? ...
Yupss, Aroma bau yang khas ini adalah Pasar! Lebih tepat di Pasar Minggu kami turun dari angkutan Kota.

Kami bertemu dengan Wanita berpakaian serba hitam lengkap dengan krudung hitamnya, ia lah Hilyah. Wanita berbaju merah putih Tina. Miranti dengan krudung coklatnya, Dan.. Yang ini berbeda yaitu Gita mengenakan baju putih, tas, dan kue Bolu berbentuk Donat di pelukannya. Sepertinya mereka telah lama menunggu rombongan ku.

Melanjutkan perjalanan kami menaiki mobil Kopaja orange yang sudah cukup berumur dan suara knalpot khasnya.
Ohiyaa lama bercerita sampai lupa memberitahu bahwa kita pergi menuju... Hem....
Nanti juga tau, lanjut baca saja deh :-D

Setelah melewati macet di Jakarta. Diselingi dengan canda tawa. Dan musisi jalanan yang beraksi. Kami pun Turun Di Cheas setia budi.Saat menyebrangi Zebra cross Kami disambut dengan derasnya hujan Jakarta. Entah ini Sial ataukah Berkah yang jelas kami harus bersyukur dengan ini sebab tiada mentari panas walaupun lembab dan basah serta beceknya jalanan.

Lama berjalan kami pun sampai ditempat tujuan dengan keadaan aku yang basah. Yaiyalah hujan besar bertahan dengan satu payung berpenghuni tiga orang. Aku, Mahatir, dan Abi.
Abi dan Deni mereka menunggangi motor maka dari itu mereka sampai lebih awal. Dan sang penghuni rumah yang basah kuyup karena menjemput para wanita dengan payung.

Rumah sederhana, indah, rapih dengan penghuni yang ramah. Disana duduk seorang nenek dengan tersenyum menyuruh kami untuk segera masuk kedalam rumah. Telah lama kami bercanda tawa melihat Hilyah yang sepertinya sangat senang dengan hari ini. Terlebih dua sejoli itu yang sedari tadi tak terpisahkan. Mahatir dengan kameranya, juga Gita dan yang lain dengan lawakan disertai tawa kami bersama.

Begitu hangat kebersamaan terasa, ingin waktu tidak berlalu. Tetapi apadaya aku hanyalah manusia biasa yang tidak memiliki jam tangan penghenti waktu (efek menonton film aksi) hehe :-)

Selanjutnya Aku, Hilyah, Miranti, Selly, Mahatir, Abi, Deni, dan dua sejoli (Rohim dan Lestari) pulang saat sore hari
Dan udah ah cukup segitu aja ceritaku tentang hari ini peeeeggggeeelllll taaauuuuu ..!

Haduh cukup kenyang sih makan dirumah Yolha Refsika. Wanita kulit putih pacarnya Abi ^_^

Ciyeeciyee pada pacar pacaran yeaa hahaha.
Eittts jadi tambah pegel nih kalo dilanjutinnn udah ah STOP sampai disini. Mumpung engga ada palang DILARANG PARKIR hehehee


(Perjalanan menuju rumah Yolha)



(Lestari dan Rohim)



(Agung dan Rohim)


(Perjalanan Pulang dari rumah Yolha)

Semoga bermanfaat dan
Tetap semangat menjalani hari

^_^

Baca artikel menarik lain juga ya...

Sabtu, Maret 30, 2013

Sahabat, Berpisah Bukan Binasa

 

Matahari ada di siang hari, saat dimana kita sedang bersama teman. Bintang ada di malam hari dimana kita sedang sendiri. 

" Bagaimana jika tidak ada bintang di malam hari yang sepi ? "

Bintang mungkin tidak ada disini tapi, dia ada di suatu tempat yang tak terpikirkan.
yang tidak tampak belum tentu tidak ada, kan? 

Maka dari itu, carilah Bintang mu sendiri. 
Yaitu orang yang akan selalu ada untukmu dimana pun kapan pun. 
Dia yang akan selalu menemani kesendirianmu disaat yang lain sedang pergi meninggalkanmu.

Roti Raball's merupakan suatu kelompok yang karib di sebut "RR"
sudah lama melemparkan sayapnya di Sekolah tercinta SMP Amaliyah Jakarta.

cukup lama kami bersatu. melawan keterbatasan, perbedaan, pertikaian, juga problema kehidupan. kami melewati satu per satu dengan gigih, benar, dan bertanggung jawab.
untuk semua yang kami yakini benar adanya.

Mahatir dengan tingkah konyolnya.
Deni dengan Tingkah labilnya.
Adit dengan tingkah sembrononya.
Rohim dengan lawakannya.
Ikbal dan Ikhsan dengan tingkah Jailnya.
Dan saya, Agung dengan segala tingkah tingkahnya.

Buat kami perbedaan itulah yang justru membuat kita menjadi bersatu!

RR adalah kebersamaan. Dan kebersamaan milik kita semua.
kita tau betapa pentingnya teman di sekeliling kita tetapi jangan pernah berhenti memikirkan orang tua kita. betapa sangat menyebalkan sifat mereka, walaupun mereka sakit, lumpuh, atau sudah tiada. kamu harus tetap mendoakannya.

Kini RR kehilangan Personilnya. Disebabkan telah melanggar peraturan yang telah disepakati.
Ikbal Dan Ikhsan..
(Idung Dan Alay... )
kami lakukan toss Terakhirmu untuk RR. maaf sebelumnya untuk ini. Kita masih berteman hanya saja tidak ada lebel RR di Dadamu saat ini.
Kita masih sahabat, sahabat yang sangat baik hanya saja tidak ada untuk hal yang cukup serius.

itu karena kalian telah melanggar perjanjian yang telah disepakati.







Rabu, Maret 13, 2013

Nostalgia Kelas 1 SMP

Lelah setelah hari ini Sekolah menyelesaikan salah satu pelajaran UAS (Ujian Akhir Semester) Genap. Aku duduk sebentar menghilangkan rasa lelah beban pikiran. Dengan Langkah perlahan aku beranjak ke kamar tidurku. Aku mengambil guitar tua penuh dengan goresan, coretan tinta hitam, dan lecet tak terhitung itu. walaupun demikian, Guitar akustik itu telah menjadi teman sekamar seperjuanganku. Dia lah yang selalu tau. Disaat aku sedang Senang, Sedih, atau penuh dengan Problema kehidupan.
Aku memainkan guitar dengan irama apa yang aku rasakan saat itu.

Kupetik guitar dengan asal karena kebenaran guitar itu belum selesai aku Setting suara senar nya.
Tiba- tiba aku ber nostalgia ke kelas tujuh, ruang dua (kelas 1 SMP AMALIYAH).
Seperti inilah di benak ku yang masih jelas terekam di memory otak super ini..

Jam pelajaran Pendidikan Jasmani (olahraga). Karena aku seorang Pria, seperti biasa aku berganti pakaian seusai jam istirahat. Tetapi lain hal dengan Wanita, mereka berganti pakaian lebih awal dari kami. Lebih tepat saat bel istirahat berbunyi, mereka tidak langsung menyantap bekal makanan, melainkan berganti pakaian terlebih dahulu.

Saat itu jam istirahat, Aku duduk bersandar di dinding kelas sebelah kiri menghadap ke meja guru. Lalu menatap kosong ke arah lainnya dan saat itu hm.. Ada hal yannngg... membuat aku menjadi seperti sampai saat ini.

Seorang wanita masuk dari pintu belakang kelas berjalan menuju sudut kanan barisan depan. Tinggi dengan kulit hitam manis.
ia menguncir rambut panjangnya dan tangannya memasuki tas menaruh pakaian.

Sebelum memakai krudung. Saat menguncir rambut, aku melihat dia. Begitu manisnya Begitu indahnya.
Lalu, Wanita itu melihat aku!
Sepontan Aku melihat Matanya. Mata yang begitu bersinar, Hitam dan bulat...
Tak bisa aku berkata dan berpaling darinya. Seakan- akan waktu terhenti saat itu.

cukup lama bertabrakan mata dengannya, dan dia yang mengakhiri dengan pergi menuju luar kelas. Kemudian saat itu Aku bingung. Entahlah jika engkau bertanya, aku tidak tau bingung karena apa.

Mungkin saat ini, Wanita itu tidak ingat tentang hal ini. tetapi untukku, aku ingat betul.
Walaupun Belum berpisah dan memang tak ingin berpisah dengan wanita itu. Yang aku tau dialah wanita yang selalu ada di pikiranku sebelum beranjak untuk tidur.








Jumat, Februari 22, 2013

Hariku Bersama Teman

Jumat, 22 Februari 2013

Aku terbangun saat kicauan burung Bernyanyi. Kulihat jarum jam menunjuk pukul delapan tiga puluh menit.
Dan Matahari pun menampakan diri dengan penuh senyuman.
Kulangkahkan kaki menuruni anak tangga karena kamar tidurku terletak di lantai dua istana ini.

Mata sembab ini mungkin menjadi saksi. Atas pertempuran melawan gelap malam kemarin hingga jam dua dini hari.
Dengan langkah kaki yang tidak beraturan aku menuju Toilet.

Seusai membasuh muka di Toilet aku berjalan terus di lorong itu. saat di ujung lorong tepat di hadapanku lima bungkus lontong dan satu bakwan bersandar rapih diatas piring.
sungguh pemandangan yang menarik. aku mengambil dua lontong dan satu bakwan lalu duduk manis dan memakannya.

"wah asyik nihh" ( bisik ku dalam hati ) saat aku melihat guitar akustik milik kakak ku bersender di sudut ruangan.
Aku duduk bersila ditempat tidur. Aku petik senar
gitar itu, kumainkan sebuah lagu yang pertama kali terlintas dalam benak.

C G Am
Lihat ke langit luas
C G Am
Dan semua musim terus berganti
C G Am
Tetap bermain awan
F C G
Merangkai mimpi dengan khayalku
F C G
Selalu bermimpi dengan hariku


Ku petik gitar yang Berirama Dengan Hati.
Bermain gitar di awali lagu Peterpan - aku dan bintang, diAkhiri dengan lagu Sartono - Hymne Guru
Karena lagu itu akan dipakai nanti saat Pelepasan sekolah.

Aku berdiri dan melanjutkan untuk membersihkan diri.
Selesai mandi, lengkap dengan busana Muslim yang aku kenakan Aku bergerak untuk Sholat Jumat Jamaah di Masjid At- Taqwa, Dan pergi Bersekolah.

Sepertinya Mentari sedang kesal. Amat kesal sehingga menembus panas atap mobil dengan teganya. Tak jarang keringat diwajah ini pun bermunculan.
Aku jalani bersekolah seperti biasa, Tersenyum, Tertawa, dan Bahagia bersama Roti Raball's, sahabat ku Bunga, Dani, Ilham, Sely, Miranti, Hilyah, Yola , dan teman yang lain yang tidak bisa aku sebut namanya satu per satu.
Hari ini pulang sekolah agak lambat sebab ada Pendalaman Materi.

Trrriinng Trrinnnnnngggggg!
Bel untuk pulang berbunyi lalu Roti Raball's pun berkumpul untuk membicarakan rapat.
Rapat dilaksanakan hari ini jam tujuh malam seperti biasa di rumah Mahatir .

...

Angin menerpa wajah dan Kulit tipis ini. Dengan menunggangi Kuda Besi yang aku sebut Tojo , aku bergerak menuju rumah Mahatir. Terangnya Bulan tidak kalahpun Terangnya Kota Belimbing (Depok). Tidak lama Banyu menemani panjang perjalananku, karena mungkin aku disambut oleh paksaan macetnya lalu lintas.

Perjalanan dihentikan saat berada di depan rumah yang dituju. Setelah parkir sepeda motor, aku masuk rumah itu. Ternyata yang datang tidak lengkap anggota anak Roti. Hanya ada Deni, Rohim, Aku , dan tuan rumah Mahatir . kita tidak langsung membuka rapat. Sebab Mahatir dan Rohim bermain dengan laptopnya, Deni bermain dengan Handphone miliknya.

Awalnya kami Ketawa- Ketiwi sebelum Rapat. Aku bermain game online di Android bersama Deni. Mahatir dan Rohim mendengarkan musik dilaptopnya. Dan Tidak kami hiraukan acara OVJ ditelevisi.

Rapat dimulai untuk mengatur strategi yang pas saat eksekusi berlangsung.
Dinginnya malam terlalu sering menyapa kami. Bintang bintang dilangit pun mengajak kami untuk segera tidur. Sepertinya sudah terlalu malam kami singgah dirumah kawan. Berhubung rapat sudah clear, waktunya kami untuk segera pulang kerumah masing masing. Sekitar pukul Sebelas kurang 30 menit Dengan toss yang agak berantakan bersamaan kami akhiri malam ini. Rohim kearah Kelapa dua, Aku dan Deni kearah Depok .
Semoga eksekusi berjalan sesuai rencana. Amiin

Dan itulah Hari Hariku... Hari dimana seorang Remaja sedang mencari jati dirinya.

Trima kasih sudah membaca Ane Ono Blog's
Baca artikel lain juga ya :-D






Sabtu, Februari 16, 2013

Suana Dan Kebersamaan Begitu Hangat

Sabtu, 16 Februari 2013

Siang Hari yang panas,
berpacu dengan sepatu lengkap seragam sekolah yang aku kenakan saat ini ( putih-putih ).
Begitu indahnya langit biru berselimut awan putih
walau banyu menyapaku tetapi terik sang mentari tetap berjuang menghambatku untuk menapak langkah demi langkah ke sekolah mencari ilmu.

Perjalanku ke sekolah tak terhalangi. Benar saja, aku yang biasa sampai ke sekolah saat bel berbunyi, tetapi saat ini aku datang lebih awal.
Seawal sang mentari menyapu awan hingga nampak biru langit yang amat cerah.

*Tring Tttrrriinngg , bel berbunyi pertanda istirahat sekolah. Waktunya Para Murid menghilangkan sedikit kepenatan belajar. Ada yang membuka bekal makanan, Membeli makan di kantin, Membaca buku di Perpustakaan, Bermain Sepak Bola, juga ada yang hanya sekedar duduk duduk sambil membicarakan berbagai topik dengan temannya.

Sungguh mantap terdengar pengumuman tak lama saat bel berbunyi untuk pulang lebih cepat dengan alasan setiap kelas bersih indah. Karna Besok Senin 18 Februari 2013 akan Diadakan Try Out Dinas pertama. tetapi Seperti biasa, kami Roti Raball's berkumpul, dan melangkah menuju suatu tempat yaitu 'WC'. kali ini hanya Enam anggota yang berkumpul. Anak Roti (Panggilan Akrab Roti Raball's) mengadakan Rapat mendadak. rapat ini membahas tentang satu Anak Roti. tepat sekali, yaitu seorang yang tidak hadir di rapat ini.

Adzan Ashar berkumandang, waktunya kami untuk memohon segala maaf dan berdoa hanya kepada-Nya Tuhan Semesta alam Allah SWT. Seusai Shalat berjamaah kami berniat mengadakan rapat ulang seperti biasa di rumah Mahatir. Rumah yang sederhana, adem walau tidak serapi seperti ruang kepala sekolah tetapi dengan penghuni yang ramah membuatnya cukup nyaman.

Saat menunggu Angkutan Umum aku sempatkan melihat indahnya langit sore. Biru langit mulai pudar sepertinya awan abu mulai berbaris pertanda akan turun hujan, mungkin nanti malam.
Didalam Angkutan Umum hanya ada kami alias tidak ada penumpang lain. Aku, Ikbal, Rohim, Aditya, Deni, Mahatir, Dan tidak lupa supir itu sendiri. Serasa mobil milik pribadi bahkan setiap ada adik kelas sedang berjalan pulang tidak jarang kami Ledeki dan Tertawakan.

Tepat di persimpangan jalan terangnya lampu merah menghiasi, waktunya kami turun dari Mobil. Berjalan dari persimpangan menuju rumah Mahatir tidak terlalu jauh hanya butuh beberapa menit saja kita sudah sampai. sesampainya di rumah Mahatir tidak menunggu waktu lama rapat pun dimulai. semua mengeluarkan pendapat, usul, cara, dan solusi meskipun Deni terpancing dengan handphone barunya.
Rapat Diakhiri bersamaan diAkhiri dengan toss Perpisahan.

huhh semoga saja rapat ini membuahkan hasil... agar masalah ini cepat terselesaikan. amiin

terimakasih bagi Anda yang sudah membaca Ane Ono Blog
baca juga artikel menarik lainnya ya :-D


Sabtu, Februari 09, 2013

LULUSAN? Masuk Sekolah Mana Ya??

Sudah kelas 3 SMP, ga sadar ya ternyata sedikit lagi menuju keLulusan. mau belajar ke pendidikan yg lebih serius nih.
tapi kenapa ya? masih super super bimbang

SMK BISA!
pernah dengar/ baca slogan itu? yup, itu adalah selogan SMK (sekolah Menengah Kejuruan) untuk mengajak para siswa/i lulusan SMP/ MTs menjadi siswa yang Mandiri dan professional di bidangnya.

jadi gini nih yg udah gue pikirkan tentang SMK :

» Pertama,

animasi
bermain dengan gambar, desainer animasi, berkarya bikin sesuatu yang baru. uuuuh kayanya seru tuh? tapi di benak gue ada yg ganjil. sepertinya jurusan ini kurang di butuhkan. bukan maksudnya ga berguna. tapi banyak lho seorang desainer animasi yg bisa berkarya tanpa memakan bangku sekolah dengan jurusan animasi.
ohiya denger- denger sih jurusan ini ( animasi ) udah diganti jadi multimedia? bener ga ya? kalau mau tau lebih lanjut sih.. serch mbah google aja ya :-D

» ke-dua,

TKJ (Teknologi Komputer Jaringan)
punya kompi sendiri dengan spect bandel, kerja di kantoran/ PNS, juga nerima untuk menjadi teknisi sebagai sampingan.
tinggi ya? bisa di bilang begitu. tp anehnya gue lama kelamaan jadi kurang minat tentang komputer gitu..
kayanya lebih enak oprek software, internet, trik2 baru, entah hacker, ganti program, main dengan OS. pokoknya ga nyangkut sama mesin deh.

» ke-tiga,

Elektronika
kelistrikan tuh menurut gue cowo banget...
secara, ga pernah tuh gue liat seorang ibu yg sedang membentulkan kipas angin, kulkas, ataupun lampu yg rusak sekalipun belum pernahh!
tapi seorang ayah dengan listiknya? itu sih sudah jutaan ribu umat pria di muka bumi ini ( kayaknya hehe... )

mengerti kelistrikan mempunyai keindahan tersendiri, bisa berkarya contohnya buat lampu led dengan lambang love yg menyala, atau membuat jam digital, radio, speaker, dll.

lebih seru lagi bekerja di perusahaan2 elektronik yg cukup terkenal di Indonesia, seperti: LG, samsung, sharp dll.
mereka tuh lebih enak lagi, kalau sudah datang kerumah si konsumen makanan+ minuman sudah di hidangkan. apalagi sekali servis udah ga kenal ribuan+ uang bongkar lagi, itu tuh keuntungannya yg gue pengennnn...
tapi tetap kurang minat

» Ke-empat,

^Menjadi Notaris
Itu lhoo orang yang pekerjaannya bikin perkara pengadilan, surat surat tanah gitudeh. pokoknya tanpa seorang notaris bukti apapun ga bisa di percaya di pengadilan. jadi tuh bukti terkuat ada di tangan seorang notaris. sama kuatnya dengan tanggung jawab seorang Notaris. seperti:
harus pihak netral ,
yaitu ga boleh ada pekerjaan sampingan 1 pun! alasannya agar tidak bentrok antara mana suatu yang lebih penting

trus ada lagi tuh jika seorang notaris salah dalam membuat suatu pernyataan/ salah ketik, hukumannya: di penjara seumur hidup . bahkan jika terbukti salah dan banyak merugikan, hukuman: kekayaan keturunan jaminannya!

walau kata orang- orang menjadi Seorang Notaris itu mudah tetapi nyatanya tidak, banyak kode Etik Notaris yang harus diperhatikan.

Dan tetap saja saya kurang minat semuanya :-D

jika saya sudah menemukan pilihan sekolah penjurusan yang sesuai, akan saya posting lagi XD

jika ada saran, bisa komentarnya di bawah yah ^^
saya sangat membutuhkan banyak rekomendasi.

Foto: Google

Sabtu, Januari 26, 2013

Acara Maulid Nabi Di Sekolah

Hari ini adalah Maulid Nabi Muhammad SAW 1434H
huuuh lagi2 hari yang melelahkan..
dateng terlambat (atau bisa dibilang telat kali yya?) *emang bedanya apa?!!
lewat depan gerbang, cium tangan penjaga gerbang (Pak Rohman), lanjut isi absen hadir.
tiba di sekolah acara tengah berlangsung, padahal lewat hanya beberapa menit dari jadwal.
baru duduk liat acara di panggung. langsung disuruh ambil <i>name tag </i> , ohiya malu juga masa ketua kordinator datang terlambat sih -,-
hm jadi tuh panggungnya ada di lapangan sekolah, ga penuh kok tapi buat duduk para guru dan siswa siswi SMP/SMK (mungkin irit waktu dan tempat maka diadakan bersama2).
jadinyaa penuhhh deh tuh lapangan -,-
so, ga ada lapak tuh buat jualan :-D *lagian masa iya pedagang jualan lg maulidan!
>,< plak!
haduh di benak gue tuh masa ketua koordinat ga dapet susunan acara? *tepokJidatLagi. mungkin karna datang terlambat kali yyaa? #nasib -,-
gak lama gue duduk waktunya untuk pembagian konsumsi.
wihh daripada duduk2 doang, sebagai <b>pria bijaksana yg bertanggung jawab</b> ikutan deh tuh gue buat jadi anggota konsumsi.
ketua kordinat ko jadi sek konsumsi? plak!
ya.. daripada diam tak menentu?
Lanjut ke cerita, padahal belom kenyang makan eh ada aja tugasnya.
berhasil menghemat waktu, gue sempetin tuh buat dapetin fasilitas WIFI di Sekolah Amaliyah ini.
sukses download game yang <b>gak Smooth </b> Di hp!!
eh eh temen gue si Ilham Dwi Putra memperkenalkan Game Raging Thunder yang dapat dimainkan <b>MULTIPLAYER </b>  atau bersama2.. dengan syarat netwok on/ online
hehehe untung memakai fasilitas Wifi jadi <b> no problem! </b> bosan juga main game itu...
singkat cerita sudah di ujung acara jadi, siap2 deh buat capek Nih! secara, siapa lagi yg bakal beresin semua sampah, kursi2 penonton, panggung kalo selain kita para panitia?
ga mungkin kan para siswa di suruh membereskan semuanya? yalah pasti bakal runyam tuh bersih-bersih..
niat bersih malah jadi kotor ?
gue, Atir, Tian, Danang kebagian memindahkan kursi2 dilapangan ke kelas, ya dongg kami kan <b> JIWA LAKI..!! </b>: makan kursi #ngok!
Sely, Bunga kebagian yg beres-beres kursi di kelas + sapu2, mereka kan <b>JIWA CEWE..! </b>:gawe-gawe.. #ngawor++
yg lain mah au kemana, gatau kenapa yah... Osis baru tuh santai banget, mereka mau kerja kalau di Suruh apalagi diBentak. ga ada inisiatif atau apa ya?
selesai masukin seluruh kursi2 ke kelas, tinggal 1 ruangan nih... yaitu kelas 72, karna masih di gunakan untuk ruang makan para guru + panitia
tapi sial eh sial ko gue malah ga makan ya? padahal bukannya sok kenyang atau malu, tapi karena gue ga dapet piring!!! :'( hii sedih deh
selesai deh hari ini 26 Januari 2013 pelaksanaan maulid Nabi Muhammad SAW Di Sekolah Amaliyah dengan alhamdulillah lancarr.
udahnya pulang di jemput lagi sama kaka. hiii jarang2 lho di jemput ky gini padahal mah kebetulan kaka gue mau pulang drmana gitu lewat sekolah gue, jadi bareng deh.
tapi uang di kantong abis! untuk beli otak2 buat kaka dan Adik di rumah.
tapi gapapa sih seru juga, walaupun gue ga liat Seseorang (wanita) disana. entah kenapa mungkin dia ga masuk hari ini  -,-
itu aja ah Ceritanya, mau istirahat dulu, bye! XD

Kamis, September 13, 2012

Memories of Roti Raball's (my best friend)

assalamualaikum wr wb.

Roti Raball's

Awalnya terbentuk dari sebuah komik yg di ceritakan ada geng koplak yg selalu usilin guru killer di sekolah. "sate punk" namanya terdiri dari saga, tejo, ipang

Nahh setelah saya baca komik itu, langsung! Ada niatan bikin kelompok ala kita.. sempet bingung mau beri nama.

Akhirnya Roti Raball's nama yg pascok.

Awal terbentuk tgl:
03-12-2011
(Kelas 8 -1 SMP Amaliyah)

Anak Roti awal Terbentuk Roti Raball's :

Ro: Nur Rohim
Ti - R: Mahatir Mahaludin putra
A: Agung Mardiyanto
Ball: Muhammad Ikbal
's: karna personil lebih dari satu.

Kesian yah saya hanya mendapati satu huruf untuk nama kelompok .. tapi apadaya mungkin hanya nama itu yg terunik.
Oiy, 1 personil bertambah bernama:
Muhammad Iksan Nawawi

Misi pembuka(sukses):
Mengganggu bu mancung

Itu adalah nama yang biasa kami lontarkan untuk guru baru sementara ipa di sekolah kami.
Seru2an aja si sampe kesel, tp kurang wow karna dia bukan termasuk guru killer..

Misi selanjutnya(sukses):
Membikin jacket baseball untuk personil "Roti Raball's"

Jacket: merah cerah, lengan putih, kancing (plastik)
tulisan:
RR: dada depan sebelah kiri
Roti Raball's: belakang atas

Pasukan bertambah setelah ada 2 orang yg bikin jacket di tempat yg sama, karna biar lebih mudah jaket mereka harus bebarengan dengan anak Roti (sebutan akrab kami) so, nambah deh..
Nama mereka:
Aditya Akbar Nuriman
Deni Gustiawan

Awalnya Roti Raball's dibuat untuk guru killer, tapi justru untuk hal yg positif! Tidak ada jagoan/ pemimpin. Jika salah satu dr kami salah, akan menjadi KITA, bukan DIA!!

Tidak lama personil lain datang.. (kali ini cewek)

Meiyarnis namanya.
Terpilih karna prempuan gokil yg tak punya kelompok di kelas.

Sebutan akrab anak Roti:
1. Agung: Mie goreng
2. Rohim: Nunung
3. Mahatir: Tompel
4. Ikbal : Idung
5. Ikhsan: Alay
6. Adit: Poting
7. Deni: Blel
8. Anis: Pubu

Keunikan tersendiri:

1. Mie Goreng: rambut kriting
2. Nunung: tekstur tubuh melebihi normal
3. Tompel: lebih tepat *tahiklalat*
4. Idung: idung yang unik dr kebanyakan org
5. Alay: tingkah laku ada aja
6. Poting: poni kriting
7. Deni: mata yang beler
8. Pubu: putih buluk

Bahasa gokil yg di gunakan anak Roti:
Cuco: kren/bagus
Kongruen: sama
Amsyong: ancur
Caw: pergi
Stand alone: lagi sendiri
Loleo: Terserah
Noah: engga ah


Base camp Roti:
kls 8: di bawah kipas, di meja depan pintu kelas
(Karna kelas 9 Roti misah)
Kls 9: di pojok kanan depan kelas, di meja guru, ... (gatau selanjutnya)

Tempat yg ga luput dari anak Roti: WC..!
Rame2 lagihh..bee padahal hanya cuci muka/pipis itupun paling 1 atau 2 orang. Haha :)

Lama Roti berdiri 1tahun, tiba saatnya 1 personil undur diri: Pubu (Meiyarnis), alasan: sudah tidak srek.

janji Anak Roti:
1. Saling mempercayai
2. Tidak bermusuhan karna cewek

Semoga masih pada inget.

Dan, sampai sekarang (13 sep 2012) Roti berjumlah 7 orang.

Tapi Roti tetap dan akan terus berdiri !! Insyaallah...
Walau sudah lulus sekolah nanti..!
(aamiin)

Wassalamualakum wr wb.

Sabtu, Juni 30, 2012

Story of History Jakarta (Monas)


Sabtu, 23/06/2012

Rapat OSIS jam 10 → maen ke rumah temen pulang jam 05.30 → 06.23 ke stasiun UI → nyampe jam 06.47, nunggu kereta kelas ekonomi jam 08.00. sekian nunggu lama bermenit-menit akhirnya kita (gue, Rohim, Friski, Ikbal) berdesak2an juga di kereta yg emang tarifnya paling murah. lama sihhh tapi sampai juga di stasiun Juanda *iyalah toh kita mau ke monas bukan bogor :D. 

Itu adalah hari pertama kami berempat keluar malem ke monas. Tujuannya sih mau nonton OVJ live di monas *pasti udah tau kan OVJ ?? hari gini ga kenal...

Anda telah sampai pada batas penampilan artikel ini